Kamis, 09 Oktober 2014

Duri Masa Lalu

Terpampang jelas bayangmu di benak ku
Saat senyum mengalir disetiap langkahmu
Menarik mu masuk ke dalam angan ku
Menghidupkan rasa yang pernah sirna

Daun yang berserakan dan tertiup angin
Membawa ku ke lingkaran hatimu
Namun aku hanya mampu berbisik
Mengapa engkau mengingatkan aku kisah yang kelam?

Ketika aku tertidur dari masa lalu
Duri bayangmu membangunkan ku
Cahaya yang bersinar seketika redup
Apa yang telah terpendam, kini hadir lagi

Mentari tak akan berhenti bersinar
Bintang akan selalu membisu
Hujan akan terus menangis
Dan aku yang akan tetap mencintai mu

Rindu

Membayangkan kisah yg telah lalu
Teringat tentang aku dan kamu
Meraba cerita yg sempat terukir
Tentang cerita yg tak pernah kau baca

Ku kira ini hanya ilusi
Tentang rasa yg menyeringgahi nadi
Tentang cinta yg taktahu asalnya
Namun dirasakan keberadaannya

Cinta ini bukan hujan
Yang hanya datang saat musimnya
Hati ini bertahan setiap musim
Tanpa perlu tuan memintanya

Lalu,mengapa sisa petikan ibu jarimu....
Hanya datang saat butuh persinggahan
Bisakah bertahan hingga tuan mengerti
Mengerti tentang berkas rindu yang bergeming dalam ketukan abjad

Tetaplah berdiri disana
Hingga tuan mengerti akan rindu
Rindu yang menyeruak dalam dinding kalbu
Yang tak tahu kapan rindu akan enyah