Sabtu, 26 Maret 2016

Perkembangan Robot di Indonesia

A. Robotika Indonesia

Kata “robot” diambil dari bahasa Ceko (Chech), yang memiliki arti “pekerja” (worker). Robot merupakan suatu perangkat mekanik yang mampu menjalankan tugas-tugas fisik, baik di bawah kendali dan pengawasan manusia, ataupun yang dijalankan dengan serangkaian program yang telah didefinisikan terlebih dahulu atau kecerdasan buatan (artificial intelligence).
Jika sebelumnya robot hanya dioperasikan di laboratorium ataupun dimanfaatkan untuk kepentingan industri, di negara-negara maju perkembangan robot mengalami peningkatan yang tajam, saat ini robot telah digunakan sebagai alat untuk membantu pekerjaan manusia. Seiring dengan berkembangnya teknologi, khususnya teknologi elektronik, peran robot menjadi semakin penting tidak saja dibidang sains, tapi juga di berbagai bidang lainnya, seperti di bidang kedokteran, pertanian, bahkan militer. Secara sadar atau tidak, saat ini robot telah “masuk” dalam kehidupan manusia sehari-hari dalam berbagai bentuk dan jenis. Ada jenis robot sederhana yang dirancang untuk melakukan kegiatan yang sederhana, mudah dan berulang-ulang, ataupun robot yang diciptakan khusus untuk melakukan sesuatu yang rumit, sehingga dapat berperilaku sangat kompleks dan secara otomatis dapat mengontrol dirinya sendiri sampai batas tertentu.

B. Evolusi Robot Indonesia

Sejauh ini, belum ada data yang dapat memberikan kepastian mengenai kapan robot, sebagai teknologi, mulai dikembangkan di Indonesia. Namun mulai tahun 80-an, kebijakan nasional dalam pengembangan riset teknologi telah memberikan dukungan pada litbang permesinan otomatis dalam rangka mencermati dan menunjang Sumber Daya Manusia Indonesia yang memiliki minat dan kemampuan untuk menguasai teknologi robot. Salah satu wujud konkretnya adalah dikembangkannya sejumlah laboratorium, seperti MEPPO (Mesin Perkakas Teknik Produksi dan Otomatis) yang diprakarsai oleh BPPT bekerjasama dengan ITB, Industri strategis, serta LET (Laboratorium Elektronika Terapan) di LIPI.
Sejak dikembangkannya sejumlah laboratorium tersebut, beraneka macam permesinan otomatis / robot telah berhasil dikembangkan, diproduksi, serta dikomersilkan oleh berbagai industri, baik industri strategis maupun industri lainnya di Indonesia. Bahkan dalam pengembangan robot terbaru saat ini, telah dikembangkan jenis robot yang memiliki kemampuan untuk mengontrol seluruh sistem operasi suatu pabrik.
Sejak tahun 80an, pendayagunaan dan pemanfaatan permesinan otomatis telah dilakukan terutama melalui sejumlah industri strategis, di antaranya: PT PINDAD (sistem, peralatan, dll.), PT LEN Industri (IT, perangkat lunak, komputasi), PT Bharata dan PTBBI (pengecoran presisi untuk membuat bagian-bagian mesin), dll. Di samping itu, PT DI dan PT PAL, yang merupakan pengguna mesin otomatis, telah menguasai pengetahuan mengenai operasionalisasi robot untuk teknologi pesawat terbang dan teknologi perkapalan.
Kontes Robot Indonesia pertama kali diselenggarakan oleh Depdiknas tahun 1990. Sebelas tahun berikutnya, tepatnya pada tahun 2001, salah satu perwakilan dari Indonesia, yaitu tim B-Cak dari PENS - ITS telah berhasil mencapai prestasi yang spektakuler, yakni dengan keluar sebagai Juara Pertama pada Asia Pasific Broadcasting (ABU) Robocon yang diselenggarakan di Tokyo.
Pada tahun 2001 juga, Kementerian Ristek bersama dengan Depdiknas telah mempromosikan juara Kontes Robot Indonesia dalam pameran Ristek tahunan yaitu RITECH EXPO (Research, Inovation, Technology Expo) yang diselenggarakan di Balai Sidang Jakarta. Dalam pameran tersebut terlihat respon positif dan antusiasme dari masyarakat.
Menjelang Kontes Robot Indonesia 2004, Kementerian Ristek bekerjasama dengan Departemen Pendidikan Nasional -Fakultas Teknik Universitas Indonesia telah menyelenggarakan semiloka (seminar dan lokakarya) dengan tema "Peluang dan Tantangan Teknologi Robot di Indonesia". Semiloka ini diselenggarakan dengan tujuan mempertemukan pihak-pihak yang berkepentingan dalam rangka pengembangan teknologi robot, agar para stakeholders tersebut dapat saling berbagi informasi terbaru dan berbagi pemahaman mengenai isu-isu teknologi robot yang sedang berkembang saat itu. Sasaran yang ingin di capai dengan semiloka ini adalah terdifusinya teknologi robot ke kalangan masyarakat yang lebih luas. Yang menjadi sasaran dalam semiloka tersebut adalah difusi teknologi robot pada kalangan masyarakat yang lebih luas. Dengan diselenggarakannya seminar ini, diharapkan kalangan mahasiswa dapat memperoleh informasi mengenai kebijakan-kebijakan yang telah ditetapkan pemerintah serta kebutuhan industri dalam pemanfaatan dan pendayagunaan robot. Di sisi lain, pihak industri bisa mendapatkan informasi dan gambaran mengenai pemanfaatan dan pendayagunaan robot untuk keperluan dan kepentingan industry, serta prospek dan kemampuan yang para mahasiswa dalam mengembangkan teknologi robot.



Rabu, 17 Februari 2016

Laksa, Kuliner Khas Tangerang


Holaaaa readers tercintaaaa, kalian tau ga kalo Tangerang juga punya kuliner khasnya lhooo yaitu Laksa Khas Tangerang. Kaya apasih makanan laksa itu, nahhh ini diaaaaa si laksa....




Masakan Laksa Tangerang adalah salah satu masakan yang legendaris dari kota Tangerang. Gurihnya kuah kekuningan menjadikan masakan ini menjadi santapan lezat bagi mereka yang berburu masakan kuliner.

Bahan Laksa Tangerang

  • 1 ekor ayam kampung, potong 6 bagian
  • Air secukupnya
  • 1250 santan
  • 2 batang daun salam, potong serong
  • 200 gram bihun
  • 200 gram kentang, potong dadu 1 cm
  • 50 gram kacang hijau, rebus, sisihkan
  • 3 sdm minya, untuk menumis
  • 100 gram kelapa sangrai

Bumbu yang Dihaluskan

  • 8 buah bawang merah
  • 6 siung bawang putih, iris halus
  • 6 cm kunyit, bakar dulu
  • 6 cm jahe, buang kulit, bakar sebentar
  • 5 cm lengkuas, iris halus
  • 2 sdt ketumbar bubuk
  • 1 sdt merica bubuk
  • 1 sdt gula pasir
  • 3 buah cabai merah
  • Garam secukupnya

Cara Membuat Laksa Tangerang

  1. Ambil 1/3 bumbu halus, campurkan pada potongan ayam, masak sampai berubah warna, tambahkan 500 ml air, daun salam, masak ayam sampai matang, kemudian tiriskan. Bakar sampai berwarna kecoklatan, sisihkan.
  2. Panaskan minyak, tumis sisa bumbu, setelah harum masukkan irisan kentang, kacang hijau, irisan daun bawang, kelapa sangrai, dan santan, masak sambil diaduk hingga matang. Angkat.
  3. Taruh bihun dan ayam bakar di mangkuk lalu siram dengan kuah laksa, sajikan dengan sambal dan bawang goreng.


Laksa Tangerang menggunakan mie berwarna putih yang terbuat dari beras dan ukurannya sedikit besar. Tekstur mienya cenderung lebih kasar tidak terlalu lentur dibandingkan dengan mie kuning. Rasa kuahnya gurih nikmat namun tidak bikin eneg meskipun menggunakan santan. Ketimbang laksa Bogor ataupun laksa Betawi, isi laksa Tangerang lebih sederhana, cukup dengan mi putih yang berukuran sedikit besar kemudian disiram dengan kuah sayur yang menggunakan kacang hijau dengan taburan daun kucai dan sepotong daging ayam. Daging ayam pada laksa Tangerang ini telah dibakar terlebih dahulu karena ada jejak gosong di beberapa bagian dan aroma sangit saat dimakan. Ini membuat tekstur rasa di lidah yang unik dan tentu saja nikmat. Saat disantap, terasa jejak kasar pada kuahnya karena ada taburan kelapa parut seperti serundeng di dalam kuahnya. Warna kuahnya tidak terlalu kuning seperti laksa Boro atau Betawi. 

Untuk kalian yang ingin mencicipi si enak Laksa ini, kalian bisa dateng ke Kawasan Kuliner Laksa Tangerang di Jl. Muhammad Yamin, Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang.





Alamat : 
Kawasan Kuliner Laksa Tangerang
Jl. Moh. Yamin (Dekat Tangcity/LP Wanita) , Tangerang Kota - Tangerang 

Kisaran Harga :
IDR 8000 s/d 30000

Jam Buka :
10.00 - 22.00

Yukkk ajak keluarga tercinta, teman, ataupun sahabat untuk menikmati laksa ini. Semoga dengan ini kita dapat lebih mencintai kuliner khas daerah kita sendiri.


SUMBER :




Tempat Kongkow Kota Tangerang


Hola guys, kali ini saya akan review salah satu tempat kongkow atau tempat nongkrong yang asik buat kumpul bareng temen-temen dengan budget yang sangat minim dan pas untuk para pelajar seperti kita guysss


Kuyy dateng aja ke Roti Bakar 88! selain harganya yang terjangkau, disini juga tersedia Free Wifi genk! Jadi tempat ini sangat pas untuk kita yang lagi krisis keuangan hehe. Rotbak ini punya banyak cabang lhooo, salah satunya Cabang Pasar Lama samping Gor Dimyati atau tepatnya di Jl. A. Dimyati No. 26.
Nahhh, ini dia nampak depan tempatnya kalo kalian lagi cari di jalan





Buat kalian yang bertanya-tanya apa menu di Rotbak cuma roti bakar aja, jawabannya adalah Tidak! Disini ada berbagai macam menu yang bisa kalian pesan genk dengan kisaran harga 8k sampai sekuat kalian makan disini hehe. Nah ini dia daftar menu beserta harganya genkkk




Hal yang bikin kalian harus banget dateng kesini adalah adanya paket Happy Hours genkkk, bukan cuma tempat karaoke aja yang punya paket ini tapi Rotbak juga punya lhoooo. Jadi kalo kalian dateng ke rotbak pada hari Senin - Minggu di pukul 15.30 s/d 17.30 kalian bisa beli paket Happy Hours ini genkk. Apasih paket Happy Hours? Paket ini adalah paket makanan dan minuman dengan harga 8k ajaaa, jadi dengan 8k kalian bisa dapet makanan include minumya jugaa genk. Ada Indomie Telur, Pancake, Burger/Hotdog, Otak-otak, Paket Roti, dan semuanya include ice tea genkkk. Terjangkau banget kan harganya.
Nah ini dia si paket happy hours...




Alamat : Jl. A. Dimyati No. 26. Samping Gor Dimyati, Tangerang. Pasar Lama.

Jam Buka Roti Bakar 88:
  • Minggu - Jumat : Pkl. 15.30 s/d 24.00
  • Sabtu : Pkl. 15.30 s/d 01.00

Itulah salah satu tempat kongkow yang recomended banget buat kalian. Semoga tulisan ini bisa jadi referensi kalian untuk memilih tempat kumpul bareng temen-temen yaaaaa. Semoga Bermanfaat Genkkkkk!

Rabu, 10 Februari 2016

Resep Soto Padang




Bahan-bahan :

  • 500 gram daging sapi has dalam
  • 2 buah pekak
  • 6 siung bawang putih, dihaluskan
  • 1 sdm garam
  • 2 liter air, untuk merebus
  • Minyak secukupnya, untuk menggoreng
  • 1 bungkus soun, direndam hingga lunak
  • 8 buah perkedel kentang
  • 4 sdm bawang goreng
  • 2 sdm bawang daun iris
  • Kerupuk sagu merah secukupnya

Bumbu yang dihaluskan :
  • 6 siung bawang putih
  • 10 butir bawang merah
  • 2 cm jahe
  • 1 sdt merica butir
  • 3 butir kemiri
  • 2 sdm garam
Bumbu lainnya :
  • 3 cm lengkuas, dimemarkan
  • 1 batang serai, memarkan
  • 3 lembar daun salam
  • 4 lembar daun jeruk purut
  • 3 butir kapulaga
  • 1 buah pekak

Cara membuat :
  1. Rebus daging bersama pekak hingga daging empuk, kemudian angkat.
  2. Sisihkan air kaldunya untuk kuah soto. Jika air kaldu dirasa kurang, tambahkan air mendidih secukupnya.
  3. Potong daging berbentuk kotak tipis. Campur dengan bawang putih dan garam, aduk-aduk hingga tercampur rata. Biarkan selama 30 menit agar bumbu meresap. Goreng hingga kering, angkat dan sisihkan. Jika sedang mengurangi asupan lemak, dagingnya tidak perlu digoreng.
  4. Tumis bumbu yang dihaluskan bersama bumbu lainnya hingga harum. Masukkan ke dalam air kaldu. Masak hingga kuah mendidih kembali.
  5. Tata soun, perkedel, dan daging goreng di dalam mangkuk saji. Taburi dengan irisan bawang goreng, daun bawang dan seledri.
  6. Siram dengan kuah soto, langsung sajikan selagi panas dengan kerupuk dan sambal cabai rawit. Hidangan ini cukup untuk 8 porsi.